Monday, 10 May 2010

SSS SAFETY RIDING INSTRUCTION (MUST READ!)

1. HELMET (Sebaiknya kita memiliki helm, ini sudah menjadi standar keamanan internasional bersepeda)




2. REFLECTIVE CLOTHING (Gunakan baju atau pakaian yang memiliki reflektor seperti yang di pakai pak pulisi, terutama pada malam hari. Alternatif : Bisa gunakan Alumunium foil...eh ngak deng (emangnya mau shoting low budget video?)




3. REFLECTOR ON FRAME AND WHEELS (Pasangkan mata kucing istilahnya ya...pada frame dan pelek sepeda kalian, apalagi jika memiliki lampu belakang dan depan, itu lebih di rekomendasikan)



4. MAINTENANCE (Jangan lupa untuk selalu men-cek kembali kesiapan sepeda anda, seperti tekanan angin pada ban, rem dll. Sepeda juga perlu dicuci seminggu sekali kalau bisa)



5. FIRST AID KID (Bawalah peralatan P3K seperti minyak tawon, obat merah dan plester)





SSS part VI (SSS X Thalassemia)









AYO! BAYAR IURAN UNTUK SSS!

JAKARTA, 9 Mei 2010
Ketua SSS mengaharapkan sekali iuran bulanan bisa dilaksanakana oleh anggota SSS tiap bulannya. "Ini sangat penting untuk kelangsungan kegiatan yang sangat postif dan membakar lemak. Jadi iuran itu penting", Sepebat ketua SSS menyatakan hal ini di kediamannya di Jl. New Delhi, Senayan, Jakarta. Organisasi super ekstra kulikuliner ini sudah memiliki kurang lebih 20 anggota yang berdiri secara tidak sadar pada bulan Maret lalu.

"Saya terharu sekali melihat antusiasnya para anggota SSS, mereka rela menghamburkan uang yang seharusnya untuk beli susu atau membayar kontrakan hanya untuk membeli spare part sepeda, agar bisa ikut dengan SSS, padahal saya sendiri secara official, tidak memiliki sepeda", seraya melanjutkan sambil menyibak rambutnya yang bagus itu. "Maka dari itu, saya mengharapkan iuran rutin untuk menambahkan uang saya untuk membeli sepeda impian saya".

Sepeda impian pak ketua yang terhitung langka dan rare ini memang sangat menggugah dirinya, selalu diimpikannya setiap tidur. Keindahan dan kemolekannya tak tertahankan. Setelah di tanya, apakah fungsi sepeda ini maksimal? dia menjawab bahwa sepeda ini hanya sepeda biasa yang bisa terus melanjutkan kelangsungan SSS. "...dan itu perlu, harus, agar saya tidak perlu lagi meminjam sepeda sana sini", beliau tersenyum sambil keluar ruangan dan melambaikan tangan sebagai tanda untuk menyudahi percakapan yang sangat cerdas ini.

Sepeda impian pak ketua SSS

Saturday, 8 May 2010

"SUMPAH SSS"

"SUMPAH SSS"

1. Saya bersumpah, mulai saat ini semua anggota SSS di awali dengan kata "Sepe", Contoh : Asung (menjadi) Sepesung.

2. Saya bersumpah, untuk bersepeda demi kesehatan dan menuju jalan yang benar dan tidak berlubang.

3. Saya bersumpah, untuk tidak meninggalkan rekan-rekan sepeda lain yang tertinggal, kehausan dan kelelahan seperti kasus SepeJohn.

4. Saya bersumpah, untuk mentaati rute yang telah disepakati dan berkonsentrasi pada rute tersebut agar tidak kelewatan atau nyasar seperti kasus Sepegit.

5. Saya bersumpah, untuk selalu membayar iuran bulanan yang dibayarkan kepada pak ketua Sepebat, agar pak ketua bisa beli sepeda.

6. Saya bersumpah, untuk membaca sumpah SSS ini setiap pagi sebelum bersepeda dengan SSS dan hapal di luar kepala tanpa ada improvisasi makna maupun kata.